Ade Rahmat (Penulis) ketika berdiskusi serius di Agenda Turba PP. Pemuda Persis.
Kita harus berani mendiagnosis penyakit organisasi tanpa sugarcoating (mempermanis kenyataan). Jamiyyah ini membutuhkan peta jalan kepemimpinan yang dirumuskan bukan dari proyeksi utopis, melainkan dari mitigasi atas defisit kapasitas kader yang ada saat ini. Pemimpin masa depan
Pemuda Persis bukanlah entitas sempurna yang turun dari narasi buku-buku ideal, melainkan produk dari keterbatasan sejarah kita sendiri. Hanya dengan mengakui realitas objektif yang penuh kecacatan inilah,
Pemuda Persis dapat merumuskan langkah perbaikan yang benar-benar membumi, rasional, dan bertanggung jawab.
Penulis: Ade Rahmat (Kader Akar rumput Pemuda Persis)
Comments 0