Foto: dok. Daarut Tauhiid
KOSADATA — Pendiri Pondok Pesantren Daarut Tauhiid, KH Abdullah Gymnastiar atau Aa Gym, menegaskan bahwa keselamatan hidup seseorang tidak ditentukan oleh banyaknya amal ibadah yang dilakukan, melainkan semata-mata karena rahmat Allah SWT.
Hal tersebut disampaikan Aa Gym saat mengingatkan pentingnya meluruskan niat dan tidak merasa aman hanya karena kuantitas amal.
“Amal itu bukan jaminan keselamatan. Amal hanyalah jalan untuk meraih rahmat Allah. Yang menyelamatkan kita itu rahmat-Nya, bukan amal kita,” ujar Aa Gym seperti dilansir laman resmi Daarut Tauhiid, Senin, 12 Januari 2026.
Aa Gym menjelaskan, kemampuan seseorang untuk berbuat baik pun sejatinya merupakan bentuk rahmat Allah. Karena itu, menurut dia, manusia tidak pantas merasa bangga atas amal yang dilakukan, apalagi menganggapnya sebagai tiket keselamatan di akhirat.
Ia merujuk pada firman Allah dalam Al-Qur’an Surah Ali Imran ayat 159, yang menjelaskan bahwa kelembutan, kasih sayang, dan keteguhan Rasulullah SAW merupakan wujud rahmat Allah. Ayat tersebut juga mengajarkan sikap memaafkan, bermusyawarah, serta bertawakal setelah berikhtiar.
“Kalau kita bisa shalat, bisa mengaji, bisa bersedekah, itu semua karena rahmat Allah. Ketika wafat nanti, belum tentu amal yang kita banggakan itu menyelamatkan,” katanya.
Menurut Aa Gym, kualitas amal jauh lebih penting dibandingkan kuantitasnya. Ia mengingatkan agar umat Islam melakukan evaluasi diri, mulai dari kekhusyukan shalat, keikhlasan dalam ibadah, hingga penggunaan waktu dan harta.
“Shalat kita khusyuk atau tidak? Al-Qur’an lebih sering dibaca atau media sosial yang lebih banyak dibuka? Harta yang Allah titipkan dipakai untuk sedekah atau sekadar menuruti hawa nafsu?” tuturnya.
Ia juga mengingatkan bahaya riya yang kerap menyertai ibadah. Menurutnya, Allah memerintahkan
Comments 0