Wakil Ketua DPRD DKI Jakarta, Khoirudin. Foto: Humas DPRD DKI Jakarta
Namun diakui Afan, sukses atau tidaknya suatu program akan ditentukan melalui hasil evaluasi Badan Pusat Statistik (BPS).
Pada akhir 2022, Afan mencontohkan, Badan Perencanan Pembangunan Daerah (Bappeda) DKI Jakarta melakukan uji petik terhadap program CIP di Jakarta Timur.
Dari 21 RW yang diambil sampelnya, terdapat 4 RW tak mengalami perubahan. Namun, 17 RW lainnya mengalami perubahan status kekumuhan usai penerapan program CIP.
Dalam Rencana Kerja 2024, Dinas PRKP DKI Jakarta menyebutkan, salah satu program unggulan yakni Peningkatan Prasarana, Sarana dan Utilitas Umum (PSU), berkriteria sangat baik.
“Jumlah kawasan fasilitas permukiman yang ditata memiliki realisasi sebesar 146 persen. Dari target 54 RW, terealisasi 79 RW kumuh yang berhasil ditata. Puluhan RW kumuh tersebut, tersebar di lima wilayah kota admnitrasi dan Kabupaten Kepulauan Seribu,” ungkap Afan.
RRinciannya, Jakarta Pusat sebanyak 21 RW, Jakarta Utara 4 RW, Jakarta Barat sebanyak 22 RW, Jakara Selatan 14 RW, Jakarta Timur sebanyak 10 RW, dan Kepulauan Seribu sebanyak 6 RW.***
Comments 0