Maybank Syariah Perkuat Rantai Ekosistem Halal

Ida Farida
Apr 17, 2026

Foto: ist

KOSADATA  — Di tengah pertumbuhan pesat ekonomi syariah nasional, PT Bank Maybank Indonesia Tbk melalui Unit Usaha Syariah (UUS) mengambil langkah berbeda. Bank ini tak lagi sekadar menawarkan produk keuangan, tetapi mulai memosisikan diri sebagai penghubung dalam ekosistem halal yang kian meluas.

Indonesia saat ini menjadi salah satu pasar halal terbesar di dunia. Permintaan terhadap produk dan layanan berbasis syariah terus meningkat, mendorong ekspansi ekosistem halal ke berbagai sektor strategis, mulai dari kesehatan, pendidikan, hingga layanan berbasis komunitas.

Namun, di balik potensi tersebut, masih terdapat sejumlah tantangan. Keterhubungan antar sektor dinilai belum optimal, sementara akses pembiayaan belum merata. Kondisi ini dinilai dapat menghambat percepatan pertumbuhan ekonomi syariah secara menyeluruh.

Menjawab tantangan itu, Maybank Indonesia menghadirkan pendekatan terintegrasi dengan menghubungkan berbagai elemen dalam rantai nilai ekonomi halal.

Salah satu implementasinya terlihat di sektor kesehatan. Bank tidak hanya menyediakan pembiayaan bagi institusi, tetapi juga mendukung pengadaan dan pengembangan infrastruktur, kebutuhan operasional, hingga ekspansi usaha.

Selain itu, layanan yang ditawarkan mencakup pengelolaan payroll karyawan, transaksi operasional harian, layanan investasi, serta pembiayaan bagi karyawan dan keluarganya. Pendekatan ini memungkinkan institusi kesehatan memperoleh sistem keuangan yang terintegrasi, tidak hanya sekadar akses pendanaan.

Direktur Unit Usaha Syariah Maybank Indonesia, Romy Buchari, mengatakan strategi tersebut merupakan bagian dari visi jangka panjang perusahaan.

“Pengembangan ekosistem halal membutuhkan kolaborasi lintas sektor yang saling terhubung. Melalui pendekatan ini, kami menghadirkan solusi keuangan syariah yang tidak hanya relevan secara bisnis, tetapi juga mampu mendukung aktivitas ekonomi masyarakat secara menyeluruh,” ujar Romy dalam keterangannya, dikutip Jum'at, 17 April 2026.

Tak berhenti di sektor


1 2

Related Post

Post a Comment

Comments 0