Petugas PLN melakukan pengecekan peralatan dalam rangka siaga menghadapi musim hujan dan potensi banjir. Foto: PLN
KOSADATA - Memasuki musim hujan, sejumlah titik rawan bencana patut diwaspadai, bahkan sangat dekat dengan rumah kita. Terlebih, intensitas curah hujan mulai meningkat beberapa hari terakhir ini.
Untuk itu, PLN Unit Induk Distribusi Jakarta Raya menghimbau kepada masyarakat agar berhati-hati dan waspada menghadapi musim hujan dan juga potensi banjir. Berikut lima langkah yang bisa dilakukan masyarakat untuk menghindari bencana akibat bahaya kelistrikan:
1. Jauhi jaringan listrik saat hujan deras
Apabila terjadi hujan deras pastikan berada dalam tempat teduh dan jauh dari jaringan listrik seperti tiang listrik. General Manager PLN UID Jakarta Raya, Lasiran mengatakan bahwa PLN secara rutin mengecek tiang dan kebel listrik untuk memastikan tidak ada arus bocor.
2. Pastikan menggunakan kaber bersandar SNI
Kita juga harus memastikan kabel listrik yang ada di sekitar kita dalam keadaan terbungkus dan sambungan kabel terisolasi dengan sempurna. Sehingga tidak dapat menghantarkan arus keluar dan membahayakan siapa pun yang menyentuhnya.
"Masyarakat agar menggunakan listrik secara sah, baik untuk rumah maupun Fasos Fasum. Mengambil listrik sendiri dari tiang langsung itu sangat berbahaya karena bisa saja kabelnya tidak standar dan sambungannya terkelupas, sangat berbahaya apalagi saat hujan karena air itu konduktor dan itu merupakan tindakan ilegal," tambah Lasiran.
3. Cabut colokan listrik jika ada banjir atau genangan
Apabila ketinggian air mulai naik, segeralah cabut colokan listrik yang berada di bawah. Naikkan alat elektronik ke tempat yang lebih tinggi.
4. Matikan kWh meter jika rumah kebanjiran
Jika air mulai memasuki rumah segera matikan aliran listrik dari kWh meter dengan menekan meter circuit breaker (MCB) ke arah bawah.
"Keselamatan masyarakat adalah hal
Comments 0