peluncuran buku “Prabowo: Politik Akal Sehat Tanpa Panggung” karya jurnalis senior Joseph Osdar di Parle Resto, Senayan Park, Jakarta, Minggu (15/2/26). Foto: ist.
KOSADATA - Anggota DPR RI sekaligus Ketua MPR RI ke-15, Bambang Soesatyo mengungkapkan bahwa Presiden Prabowo Subianto merupakan sosok yang memiliki kontribusi besar dalam menjaga persatuan bangsa di tengah tingkat polarisasi yang begitu tajam hingga berpotensi menimbulkan perpecahan.
Bamsoet menilai, langkah Politik Akal Sehat yang berpijak pada rasionalitas dan rekonsiliasi, menjadi kunci keberhasilan Prabowo untuk menyelaraskan antara kepentingan negara dengan ego elektoral. Hal tersebut ia sampaikan saat menghadiri peluncuran buku “Prabowo: Politik Akal Sehat Tanpa Panggung” karya jurnalis senior Joseph Osdar.
“Termasuk ketika Beliau memutuskan untuk menata kembali sistem perekonomian Indonesia sesuai amanah konstitusi UUD 1945 khususnya pasal 33 sebagai landasan konstitusional perekonomian Indonesia yang menekankan asas kekeluargaan, penguasaan negara atas cabang produksi penting, dan pengelolaan kekayaan alam untuk kemakmuran rakyat,” kata Bamsoet dalam keterangan tertulis yang diterima pada Senin, 16 Februari 2026 di Jakarta.
Bamsoet menerangkan, sebagai seorang jenderal, Prabowo adalah seorang pemimpin yang selalu hadir diantara para pasukan di setiap medan.
Kesan tersebut, didapatkan oleh Bamsoet selepas dirinya menjumpai Danjen Kopassus Mayjend TNI AD Prabowo Subianto, di Markas Komando Pasukan Khusus di Cijantung, Jakarta untuk merespon tulisan Bamsoet yang berjudul “Prabowo, Jenderal Bisnis Bagi Kesejahteraan Prajurit” ketika ia masih menjadi wartawan majalah INFO BISNIS 40 tahun silam.
“Saya ingat betul saat itu Prabowo dengan tegas mengatakan, 'Saya jenderal perang, bukan jenderal golf. Kalimat itu membekas hingga hari ini sebagai simbol karakter yang autentik, tegas, dan tidak mau terjebak dalam politik pencitraan yang sifatnya kosmetik,” ujarnya.
Sementara itu, Kepala Badan Pengendalian Pembangunan dan Investigasi Khusus
Comments 0