Rizky Siregar sedang membuat karya instalasi dari limbah plastik. Foto: Matra Studio
KOSADATA - Universitas Multimedia Nusantara (UMN) berhasil membuat Karya Instalasi dari limbah plastik bertajuk Plasti(c)ity Tree untuk mengkampanyekan gerakan mencintai lingkungan. Karya Instalasi ini dibuat bekerja sama dengan Matra Studio sebagai biro arsitek perencana, Mortier sebagai produsen pengubah plastik jadi material LDPE dan Yayasan WINGS Peduli yang menyumbang plastik dari bahan baku Wings Group.
Dosen arsitektur UMN, Rizki Tridamayanti Siregar menuturkan Karya Instalasi itu dibuat sebagai bentuk pengabdian civitas akademi UMN kepada masyarakat yang resah melihat banyaknya limbah plastik.
"Kolaborasi ini terwujud dari kesamaan nilai yang kami miliki, dan kelestarian lingkungan menjadi salah satu landasan kami untuk berkarya dan memberikan inspirasi untuk semua masyarakat,” ujar Rizki Siregar yang juga alumnus Universitas Pendidikan Indonesia (UPI) itu, Selasa (19/9/2023).
Instalasi Plasti(c)ity Tree ternyata memiliki filosofi mendalam. Plasti(c)ity Tree adalah simbolisasi transisi Jakarta dari ibu kota Indonesia menuju kota ekonomi global.
Seperti sebuah pohon yang terus bertumbuh, Jakarta akan terus berkembang dan harus beradaptasi menghadapi tantangan di masa depan. Kemampuan beradaptasi ini, jadi metafora plasticity atau plastisitas, yaitu kemampuan suatu material untuk mengalami perubahan bentuk tanpa mengalami kerusakan.
"Penerapannya diaplikasikan pada bentuk instalasi yang menyerupai bentuk pohon dengan menggunakan geometri yang dinamis," katanya.
Karya Instalasi itu akan akan dipamerkan di Jakarta Architecture Festival (JAF) 2023 pada tanggal 17 hingga 30 September, berlokasi di lobi Autograph Tower, Thamrin Nine, Jakarta. Pameran Jakarta Architectural Festival ini digelar oleh Ikatan Arsitek Indonesia (IAI) Jakarta dan terbuka untuk umum secara gratis.
Masyarakat bisa mengunjungi Jakarta Architectural Festival ini dari Senin-Jumat pukul 11.00 WIB-20.00 WIB dan Sabtu-Minggu
Comments 0