Tatang Taqyudin, caleg DPRD Jabar dari Partai Bulan Bintang
Bukan hanya itu. Sebelumnya ia pernah memimpin sejumlah organisasi, seperti ketua Tiara Kesuma Tasikmalaya, ketua Himpunan Penyelenggara Kursus Seluruh Indonesia (HIPKI) Tasikmalaya, ketua HILLSI Tasikmalaya, dan ketua Gerakan Nasional Pencegahan Korupsi Republik Indonesia (GNPK RI) Tasikmalaya. Ia juga dipercaya menjadi penasehat Forum Penyelenggara Kursus Seluruh Indonesia dan asesor akreditasi lembaga Pelatihan kerja di Jawa Barat.
“Saat ada Partai Politik yang mengajak saya untuk menjadi Caleg, saya berpikir ini merupakan kesempatan untuk bisa berkontribusi lebih luas lagi. Jika selama ini pergerakan saya terbatas, kalau menjadi anggota dewan ceritanya pasti akan beda. Peran kontribusi kita pasti lebih besar,” ujar putra kedua tiga bersaudara dari pasangan Abdulloh dan Ihat Solihat ini.
Tatang menjabarkan, selama ini dirinya memberikan Pelatihan-Pelatihan kerja melalui progam pemerintah sebagai upaya mengatasi masalah pengangguran. Namun, kuota yang diberikan pemerintah masih dirasa kurang, sehingga diperlukan upaya lebih agar tingginya angka pengangguran di Jawa Barat bisa ditekan.
Upaya itu di antaranya melalui pintu legislatif. “Sekarang itu segala sesuatunya perlu kekuatan Politik. Kalau tidak begitu, susah. Segalanya butuh dorongan Politik. Makanya saya menerima pinangan partai untuk menjadi Caleg karena ada spirit mengurangi angka pengangguran dan memajukan lpk,” terang Tatang.
Suami Yeti Rosmiati dan ayah empat anak ini mengaku miris pada minimnya apresiasi pemerintah kepada lpk. Padahal, keberadaan lpk memiliki peran yang sangat strategis.
Comments 0