Rektor ITPLN Ingatkan Kesiapan SDM di Forum Transisi Energi Indonesia-Spanyol

Yan Aminah
Dec 13, 2025

Foto: dok. ITPLN

KOSADATARektor Institut Teknologi PLN (ITPLN), Prof. Iwa Garniwa mengingatkan percepatan penetrasi energi terbarukan tanpa kesiapan teknologi dan sumber daya manusia berisiko memicu instabilitas sistem kelistrikan nasional. Peringatan itu disampaikan dalam Indonesia–Spain Renewable Energy Seminar pada sesi paralel teknologi smart grid di kantor Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN), Jakarta.

“Jika penetrasi energi terbarukan menembus lebih dari 20 sampai 50 persen, sistem bisa menjadi tidak stabil. Rentang 15–20 persen saja sudah mulai memunculkan tantangan pada keandalan jaringan listrik,” kata Iwa dilansir dari laman resmi ITPLN, Sabtu, 14 Desember 2025.

Iwa menjelaskan, bauran energi Indonesia saat ini masih didominasi energi fosil. Sekitar 60 persen pasokan listrik berasal dari pembangkit besar berbasis batu bara, sementara sisanya dari pembangkit kecil serta energi gas dan diesel. Ketika energi terbarukan masuk dalam porsi besar—terutama di sistem kelistrikan Jawa dan Sumatra—muncul persoalan intermittency yang berpotensi mengganggu keseimbangan beban.

“Kita harus sangat berhati-hati untuk menjaga rotasi dan stabilisasi sistem,” ujarnya.

Ia menilai peran perguruan tinggi dan lembaga riset seperti ITPLN, Universitas Indonesia, serta BRIN kian krusial dalam menyediakan riset berbasis bukti (evidence-based technology) dan proyeksi kebutuhan sistem tenaga ke depan. Menurut Iwa, transisi menuju Net Zero Emission (NZE) 2060 bukan hanya soal teknologi, tetapi juga kesiapan sumber daya manusia.

“Perhitungan kami, ketika RUPTL dijalankan dalam 10 tahun, Indonesia membutuhkan sekitar 980 ribu tenaga kerja baru di sektor transisi energi,” kata dia.

Selain itu, kebutuhan SDM untuk operasi dan pemeliharaan (operation and maintenance/O&M) pembangkit baru diperkirakan mencapai 62 ribu orang per tahun. Iwa mempertanyakan kesiapan negara memenuhi kebutuhan


1 2 3

Related Post

Post a Comment

Comments 0