Malapetaka Gunung Sampah TPST Bantargebang Longsor

Restu Hanif
Mar 10, 2026

Foto: ist.

dan TPA Sumurbatu (Pusat Penelitian Sumber Daya dan Lingkungan UI & Dinas LH Kota Bekasi, 2025) menyebutkan, kondisi kualitas dan dampak lingkungan hidup kualitas air permukaan. Hasil pengukuran kualitas air permukaan untuk 52 parameter pada 9 lokasi di dua periode menunjukkan, bahwa sebagian besar lokasi berada dalam kondisi Cemar Berat menurut Perhitungan Indeks Pencemaran sesuai KepmenLH No 115 tahun2003 tentang Pedoman Penentuan Status Mutu Air. 

Parameter-parameter seperti TDS, TSS, Sampah, Amonia, DO, COD, BOD, Nitrit, Klorida, Zn terlarut, Deterjen Total, H2S, Minyak Lemak, Nitrogen Total, Total Fosfat, Total Coliform, Fecal Coliform dan Krom Heksavalen (Cr6+) secara konsisten melampaui baku mutu. Hasil pengukuran kualitas air permukaan untuk 52 parameter pada 9 lokasi di dua periode menunjukkan bahwa sebagian besar lokasi berada dalam kondisi Cemar Berat menurut Perhitungan Indeks Pencemaran sesuai KepmenLH No 115/2003 tentang Pedoman Penentuan Status Mutu Air.

Kondisi buruk ini memperberat pencemaran Kali Asem, yang airnya mengalir ke Pedurenan, Perumahan Regency, Dukuh Zamrut, Perumahan Niagara, Mutiara Gading, crossing tol Jatimulya, kali Bekasi, Kali CBL hingga pesisir Muaragembong dan laut Jawa. Pencemaran air ini sudah berlangsung belasan tahun tanpa solusi memadai. Merupakan satu faktor penyebar berbagai penyakit terhadap manusia dan melenyapkan biota air.  

Bencana kemanusiaan

Tragedi gunung sampah longsor itu menelan korban nyawa manusia. Berapa besar harga satu jiwa manusia? Sungguh tidak ternilai harganya. Jika yang mati jadi korban ratusan manusia, seperti kasus TPA Leuwigajah Cimahi, sungguh sangat mengenaskan? Pun korban mati tertimbun sampah merupakan tragedi kemanusian yang menyayat hati.

Ketika gunung sampah longsor yang paling terdampak adalah para pekerja di lapangan,


1 2 3 4 5 6

Related Post

Post a Comment

Comments 0