Menko PMK Muhadjir Effendy meninjau kesiapan Pelabuhan Jangkar dalam menghadapi arus mudik Idul Fitri 2024 pada Sabtu (6/4). Foto dok ASDP
Selain melakukan pemindahan Lintas Ketapang-Lembar ke Lintas Jangkar-Lembar sebagai upaya mendukung kelancaran arus mudik Lebaran 2024, ASDP juga mengoperasikan Lahan dan Dermaga Bulusan untuk melayani kendaraan logistik lebih dari 400 kendaraan kecil, menyiapkan perbantuan operasi 6 (enam) kapal berkapasitas besar di Lintas Ketapang-Gilimanuk yang mampu menampung hingga 1.590 kendaraan kecil, hingga penambahan 1 (satu) Dermaga LCM di Pelabuhan Gilimanuk dengan kapasitas hingga 2.000 kendaraan kecil.
Menko PMK Muhadjir juga memberikan imbauan kepada para pengguna jasa untuk mengurangi penumpukan kendaraan pada puncak arus mudik dan arus balik dengan membeli tiket secara online, menyiapkan kondisi fisik yang prima dan kondisi kendaraan yang layak jalan, dan memastikan BBM terisi cukup sehingga tercipta Mudik Ceria Penuh Makna.
Berdasarkan data Posko Ketapang selama 24 jam (periode 05 April 2024 hingga pukul 23.59 WIB) atau H-5, tercatat jumlah kapal yang beroperasi sebanyak 33 unit kapal.
Adapun realisasi total penumpang yang menyeberang dari Jawa ke Bali mencapai 23.674 orang atau naik 30% dibandingkan realisasi periode yang sama tahun lalu sebanyak 18.155 orang.
Diikuti realisasi kendaraan roda dua yang telah menyeberang mencapai 462 unit atau naik 8% dibandingkan realisasi tahun lalu mencapai 429 unit.
Kendaraan roda empat mencapai 1.900 unit atau naik 11% dibandingkan realisasi periode yang sama tahun lalu sebanyak 1.705 unit.
Total seluruh kendaraan tercatat 4.637 unit yang telah menyeberang dari Jawa ke Bali pada H-5 atau naik 17% dibandingkan realisasi periode sama tahun lalu sebanyak 3.952 unit.
Sedangkan total penumpang yang
Comments 0