Analis politik Center for Publik Policy Studies (CPPS) Indonesia, Novarel Saefuddin Zuhry
Varel juga menilai bahwa FIS berhasil membantu menaikan elektabilitas Golkar. Pasalnya, berdasarkan rilis dari sejumlah lemba survei satu bulan jelang pelaksanaan pemilu, Golkar ditempatkan di posisi keempat.
"Berdasarkan rilis dari sejumlah lembaga survei terkemuka satu bulan jelang pemilu, Golkar berada urutan keempat. Namun faktanya pileg 2024 ini memposisikan Golkar pada urutan kedua dan hanya terpaut satu persen dari PDIP. Realitas politik Golkar ini mematahkan hasil survei. Kami menduga keberhasilan Golkar ini tak lepas dari kinerja para loyalis Golkar dan kelompok silent opration," pungkas Varel.
Seperti diketahui, peran penting Formasi Indonesia Satu di Jawa Tengah menjadi faktor penentu. Pasalnya, selain membantu partai Golkar di Jawa Tengah dalam meningkatkan suara. FIS juga mampu memenangkan Prabowo-Gibran di Jawa Tengah.
Berikut perolehan suara partai dalam Pemilihan Legislatif (Pileg) 2024:
1. PDI-Perjuangan: 16,39 persen
2. Partai Golkar: 15,05 persen
3. Partai Gerindra: 13,3 persen
4. PKB: 11,54 persen
5. Partai Nasdem: 9,42 persen
6. PKS: 7,5 persen
7. Partai Demokrat: 7,41 persen
8. PAN: 6,95 persen
9. PPP: 4,01 persen
10. PSI: 3,13 persen
11. Partai Gelora: 1,49 persen
12. Partai Perindo: 1,25 persen
13. Partai Hanura: 0,73 persen
14. Partai Buruh: 0,59 persen
15. Partai Ummat: 0,42 persen.
16. PBB: 0,33 persen
17. Partai Garuda: 0,29 persen
18. PKN: 0,21 persen
Perolehan suara tersebut diperoleh dari perhitungan yang
Comments 0