Bergegas Membenahi Transportasi Umum di Bodetabek

Dian Riski
Feb 22, 2023

di Bodetabek masih sangat buruk. Hampir 99 persen lebih Kawasan perumahan di Bodetabek tidak terlayani akses Transportasi umum. Sementara itu untuk Kota Jakarta cakupan layanan Transportasi umum sudah mencapai 92 persen dari luas wilayahnya.

 

Hingga jalan-jalan kecil di perkampungan Kota Jakarta dilewati layanan angkot Jaklingko. Tinggal masyarakatnya maukah menggunakan angkutan umum atau masih tetap nyaman dengan sepeda motor.

 

Sepeda motor menjadi kendala terbesar di Indonesia untuk memindahkan pengguna kendaraan pribadi ke angkutan umum. Tarif BBM yang mahal, sekiranya mampu mengalihkan itu. Membatasi wilayah operasional sepeda motor dirasa perlu.

 

Pajak dan asuransi yang tinggi sudah mulai dipikirkan untuk pemilik sepeda motor di kawasan perkotaan. Tingkat risiko kecelakaan sepeda motor lebih tinggi ketimbang mobil. Selain itu, mengecilkan isi silinder sepeda motor (dulu pernah ada sepeda motor bebek) sudah saatnya dipikirkan dan dilakukan.

 

Bukan saja keuntungan finansial yang dikejar, namun perhatian pada keselamatan lalu lintas jangan diabaikan yang nilainya sulit dihitung dengan valid. Belum lagi dampak kemacetan yang sekarang sudah dirasakan masyarakat perkotaan seperti Jakarta dan beberapa kota lainnya di Indonesia.

 

Upaya membatasi mobilitas sepeda mogtor pernah dilakukan untuk ruas Jalan MH Thamrin – Jalan Jend. Sudirman di Jakarta tahun 2016. Hasilnya, terjadi pengurangan volume kendaraan 22,4 persen. Presentase kecepatan kendaraan meningkat, semula 26,3 km per jam menjadi 30,8 km per jam.

 

Waktu tempuh meningkat 15 persen (Dishub. DKI Jakarta, 2017). Sementara hasil evaluasi dari Polda Metro Jaya (2017) menghasilkan


1 2 3 4 5 6 7 8

Related Post

Post a Comment

Comments 0