Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung saat menghadiri kegiatan Job Fair Penyndang Disabilitas Tahun 2025. Foto: ist.
KOSADATA — Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta terus berkomitmen dalam menghadirkan ekosistem kerja yang adil dan berkelanjutan bagi semua pihak, termasuk Penyandang Disabilitas. Salas satu bukti dari komitmen tersebut adalah melalui digelarnya Job Fair Penyandang Disabilitas Tahun 2025 serta program upskilling, yaitu upaya peningkatan keterampilan bagi para difabel.
Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung mengatakan bahwa kgiatan tersebut merupakan salah satu upaya dari pihaknya untuk membuka kesempatan yang luas kepada para Penyandang Disabilitas yang selama ini kerap terpinggirkan di dunia kerja.
“Karena tidak semua disabilitas mempunyai kesempatan untuk mengikuti pelatihan kerja sebelumnya, saya meminta kepada Kepala Dinas Ketenagakerjaan, selain matching job, upskilling ini juga menjadi penting. Kalau mereka belum mendapatkan pekerjaan, lebih baik kita lakukan latihan-latihan di balai latihan kita untuk yang disebut dengan upskilling,” kata Pramono saat membuka acara Job Fair Penyandang Disabilitas Tahun 2025 pada Senin, 3 November 2025 di Taman Ismail Marzuki (TIM), Cikini, Jakarta Pusat.
Selain itu, dirinya juga menjelaskan bahwa Pemprov DKI Jakarta kini tengah mempersiapkan kafe Difabis yang merupakan kedai kopi dengan tenaga kerja Penyandang Disabilitas sebagai salah satu upaya dari PAEMPROV DALAM MENDORONG terbukanya lapangan kerja dan usaha mikro, kecil, menengah (UMKM) yang dikelola oleh Penyandang Disabilitas.
“Penyandang Disabilitas harus mendapatkan peran yang nyata dan konkret. Di Jakarta, kantor pemerintahan yang memiliki Kafe Difabis yang dikelola teman-teman disabilitas ada di Pemprov DKI. Inilah yang sebenarnya dibutuhkan secara riil di lapangan. Ini adalah bentuk nyata kehadiran pemerintah,” terang Pramono.
Gubernur Pramono berharap semua fasilitas ramah disabilitas yang ada di
Comments 0