Yogyakarta Bidik Jadi Pusat Wellness Tourism Nasional, Ini Kata UGM

Ida Farida
Sep 15, 2025

Foto: ist

(AHS) FK-KMK UGM 2025–2029 yang mengintegrasikan pendidikan, penelitian, dan layanan kesehatan.

Webinar juga menghasilkan sejumlah rekomendasi praktis bagi pengelola wisata dan peserta. Pengelola diimbau menyiapkan informasi syarat fisik peserta, menyediakan pilihan olahraga sesuai kondisi, serta memastikan ketersediaan hidrasi di tiap titik kegiatan.

Dalam paparannya, Yudha Mathan Sakti menyoroti fenomena weekend warrior, yakni orang-orang yang hanya aktif berolahraga di akhir pekan tanpa persiapan memadai. Ia mengingatkan risiko cedera tinggi dapat diminimalkan dengan pencegahan, manajemen cedera, dan rehabilitasi efektif.

Sementara Mirza Hapsari menekankan pentingnya gizi seimbang, konsumsi sport food, dan suplementasi dalam pemulihan pasca aktivitas. Adapun Arko Jatmiko menyoroti aspek farmakologi, terutama pemilihan obat sesuai regulasi, khususnya bagi atlet yang terikat aturan Badan Anti-Doping Dunia (WADA) maupun IADO.***

Update terus berita terbaru KOSADATA di Google News.


1 2

Related Post

Post a Comment

Comments 0