Terowongan MRT Jakarta
Arnold menegaskan, kondisi ini bukan hal baru. London, New York, Beijing, hingga Bangkok pernah melalui fase serupa sebelum menikmati kenyamanan sistem kota modern.
“Bangkok dulu menghadapi masalah banjir dan macet seperti Jakarta. Kini, meski hujan deras, aktivitas tetap normal karena sistem bawah tanah bekerja optimal. Indonesia berada di fase awal, tetapi potensinya luar biasa,” jelasnya.
Menurutnya, dengan sinergi pemerintah, industri, dan akademisi, Indonesia memiliki peluang besar menjadi contoh sukses pembangunan infrastruktur bawah tanah di Asia Tenggara—sekaligus menghadirkan solusi jangka panjang untuk mobilitas dan pengendalian banjir di wilayah perkotaan. (***)
Update berita terkini KOSADATA di Google News
Comments 0