Foto ilustrasi: ist
Bagi para jamaah, tausiyah itu seperti jeda yang menyegarkan—mengingatkan bahwa kekuatan fisik saja tak cukup. Ada yang lebih besar: daya spiritual, yang bersumber dari hubungan dengan Tuhan.
Seusai tausiyah, beberapa jamaah tampak merenung. Mungkin tentang waktu salat yang kadang terlewat karena tugas, atau dzikir yang mulai jarang dilafalkan. Namun pagi itu, mereka pulang membawa satu hal: bahwa menunaikan sholat dengan sungguh-sungguh bisa jadi awal keselamatan—di dunia dan akhirat.***
Comments 0