Calon masinis menjajal praktik lapangan di kereta Whoosh. Foto dok KCIC
Setiap kereta berhenti di stasiun, selalu dilaksanakan evaluasi antara instruktur masinis dan calon masinis Indonesia. calon masinis diberikan pemahaman pentingnya setiap aspek yang ada di dalam kabin maupun berbagai SOP yang diberlakukan dalam berbagai kondisi saat mengoperasikan kereta cepat.
Pada on Job Training ini calon masinis Indonesia hanya dapat mengamati selama perjalanan Whoosh rute Halim-Tegalluar PP beroperasi mengangkut penumpang.
Untuk pengoperasian secara langsung baru dapat dilakukan pada saat kereta langsir dari Stasiun Tegalluar menuju Depo Tegalluar dan sebaliknya, calon masinis Indonesia langsung mengoperasikan Whoosh dengan didampingi masinis dan instruktur masinis profesional.
Eva menjelaskan, dari semua kegiatan tersebut diharapkan kemampuan dan keterampilan calon masinis ini semakin terasah. Proses ini juga melatih ketahanan fisik para calon masinis sehingga nantinya saat bertugas sudah siap baik secara fisik, mental, kemampuan, dan kompetensinya.
"Proses transfer knowledge merupakan salah satu bagian krusial dari proyek kereta cepat di Indonesia. Tujuannya agar bangsa Indonesia bisa berdikari dalam mengoperasikan kereta cepat ini. Lebih jauh lagi agar SDM Indonesia bisa membagikan pengetahuan ini untuk meningkatkan kompetensi putra putri terbaik bangsa ke depannya,” tutup Eva.
Bagi masyarakat yang ingin mendapatkan informasi lebih lanjut mengenai Whoosh, silakan menghubungi Customer Service di Stasiun atau Contact Center KCIC melalui ke 150909, WhatsApp chat ke 0815-1032-0909, email ke cs@kcic.co.id, serta Instagram reply dan DM ke @keretacepat_id.
Comments 0