Pada Januari - Desember 2023, jumlah pergerakan penumpang di 20 bandara AP II secara kumulatif mencapai 80,14 juta. Foto dok AP II
Deni Krisnowibowo mengatakan jumlah penumpang 2023 sebanyak 80,14 juta penumpang ini merefleksikan tingkat pemulihan (recovery rate) sebesar 88% dari kondisi sebelum pandemi pada 2019 yang mencatatkan jumlah penumpang sebanyak 90,76 juta penumpang.
“recovery rate pada 2023 sudah menyentuh nyaris 90%, dan kami berharap pada 2024 recovery rate akan terus meningkat,” ujar Deni Krisnowibowo.
Sepanjang 2023, 5 besar bandara AP II tersibuk dari sisi jumlah penumpang adalah bandara Soekarno-Hatta - Tangerang (50,96 juta penumpang); bandara Kualanamu - Deli Serdang (7,39 juta penumpang); bandara Halim Perdanakusuma - Jakarta (3,79 juta penumpang); bandara Sultan Syarif Kasim II - Pekanbaru (2,76 juta penumpang); dan bandara Sultan Mahmud Badaruddin II - Palembang (2,75 juta penumpang).
“Jumlah penumpang di bandara Soekarno-Hatta pada 2023 naik sekitar 21% dibandingkan dengan 2022,” ujar Deni Krisnowibowo.
Rute domestik tersibuk dari dan ke bandara Soekarno-Hatta sepanjang 2023 adalah Bali (5,01 juta penumpang); Deli Serdang (3,53 juta penumpang); Surabaya (3,13 juta penumpang); Makassar (2,68 juta penumpang); dan Balikpapan (1,67 juta penumpang).
Sementara untuk rute internasional tersibuk dari dan ke bandara Soekarno-Hatta: Singapura (3,03 juta penumpang); Kuala Lumpur (1,89 juta penumpang); Jeddah (1,26 juta penumpang); Doha (627.030 penumpang); dan Bangkok (537.261 penumpang).
Comments 0