Blok Masela Akhirnya Digarap, Jadi Penyanga Utma Ketahnan Enrgi Nasonal

Fahmi Wahyudi
Apr 12, 2026

Foto: dok. Satuan Kerja Khusus Pelaksana Kegiatan Usaha Hulu Minyak dan Gas Bumi

KOSADATA  — Pemerintah mempercepat pengembangan Blok Masela di Maluku sebagai langkah strategis menjaga kedaulatan energi nasional di tengah ketidakpastian geopolitik global.

Tenaga Ahli Menteri ESDM, Satya Hangga Yudha Widya Putra, menegaskan proyek Lapangan Abadi yang masuk dalam Proyek Strategis Nasional (PSN) kini telah beranjak ke tahap konkret.

Sejak Februari 2026, proyek Blok Masela resmi memasuki fase pembangunan fisik, mengakhiri penantian panjang lebih dari 25 tahun.

“Momentum ini ditandai dengan dimulainya pembangunan fisik pada Februari lalu, sebuah bukti nyata proyek ini telah bergeser dari sekadar wacana administratif menjadi aksi nyata di lapangan,” ujar Hangga dalam keterangan resmi, Minggu, 12 April 2026.

Ia menilai urgensi proyek tersebut semakin meningkat seiring memanasnya dinamika global, termasuk konflik di Timur Tengah yang berpotensi mengganggu jalur perdagangan vital seperti Selat Hormuz.

Kondisi itu berdampak langsung pada lonjakan harga minyak mentah dunia yang sempat menembus 110 dolar AS per barel, memperberat tekanan terhadap neraca perdagangan Indonesia akibat tingginya ketergantungan impor energi.

Dalam konteks tersebut, Blok Masela diposisikan sebagai penyangga utama ketahanan energi domestik. Proyek ini diharapkan mampu memasok energi dalam jumlah besar secara stabil.

Dari sisi bisnis, progres signifikan juga ditunjukkan melalui penandatanganan nota kesepahaman antara Inpex dan PT Pertamina (Persero) pada 30 Maret 2026.

Blok Masela diproyeksikan memiliki kapasitas produksi mencapai 9,5 juta ton per tahun LNG, 150 juta standar kaki kubik gas per hari (MMSCFD), serta 35.000 barel minyak kondensat.

Untuk menjaga keseimbangan antara aspek komersial dan ketahanan nasional, pemerintah menetapkan skema distribusi produksi.

“Pemerintah menetapkan skema alokasi berimbang, yakni 60 persen untuk pasar ekspor guna menjamin keekonomian proyek


1 2

Related Post

Post a Comment

Comments 0