Utusan peserta diskusi berfoto bersama dengan Narasumber.
Tasikmalaya. KOSADATA- Pimpinan Daerah Pemuda Persis Kabupaten Tasikmalaya menggelar kegiatan Ngaji Politik dengan tema “Membaca Arah Jalan Masa Aksi dan Sikap Penguasa” di kantor bersama PD Persis Kabupaten Tasikmalaya, Ahad, 7 September 2025.
Kegiatan inisiatif bidang Politik dan Hukum itu digelar sebagai respon terhadap situasi kebangsaan yang memanas pasca berbagai aksi di lebih dari 40 kota-kabupaten.
Selain dilakukan kajiannya secara offline, ngaji politik ini juga disiarkan secara daring melalui Zoom, dengan menghadirkan Andri Nurkamal sebagai Keynote speak, dan dua narasumber utama yaitu Deden Wafa Fawwaz dan Enjang Muttaqien.
Dalam pemaparannya, Andri Nurkamal mengemukakan bahwa Pemuda Persis sebagai organisasi dakwah publik memiliki peran penting dalam memberdayakan masyarakat sekaligus menjadi pemberi peringatan bagi penguasa.
“Pemuda Persis tidak hanya hadir sebagai penggerak dakwah di tengah umat, tetapi juga harus berani mengingatkan penguasa, dengan keberanian merubah melalui tindakan yang merupakan manifestasi iman tertinggi,” ungkapnya.
Ia menekankan agar di tengah masyarakat, Pemuda Persis perlu terus melakukan gerakan penyadaran yang mencerahkan, dan ke kalangan elit atas, Pemuda Persis harus siap membisikkan kebenaran dan bahkan tegas meluruskan kebijakan yang tidak pro terhadap rakyat.
Deden Wafa Fawwaz menegaskan, forum Ngaji Politik ini bertujuan memberikan pencerahan politik bagi kader maupun masyarakat.
Menurutnya, kader Pemuda Persis harus mampu bersikap kritis, idealis, dan terarah dalam menyikapi dinamika sosial-politik agar tidak mudah terjebak pada kepentingan pragmatis dan polarisasi yang buruk.
"Banyaknya narasi yang menunggangi baik cara rakyat melihat pemerintah atau pemerintah melihat gerakan massa rakyat, jelas menunjukkan adanya situasi pelik yang saling menuding dan kehilangan kepercayaan satu sama lain. Dan ini harus
Comments 0