Tekan Emisi, PLN Suplai Litrik untuk Elektrifkasi Alat Berat Tambang

Widihastuti Ayu
Apr 21, 2026

Penandatanganan Integrated Business Solution oleh Presiden Direktur PT Maruwai Coal, Totok Azhariyanto (kedua dari kiri), Direktur PT Sembada Makmur Sejahtera, Ten Yi Lung (keempat dari kiri), dan Direktur Project PT Masmindo Dwi Area, Dhira Nandana (kana

keuntungan ekonomi signifikan. Dengan perbandingan harga diesel dan tarif listrik saat ini, potensi penghematan biaya operasional bisa mencapai Rp2 miliar per tahun untuk setiap unit alat berat.

Direktur Retail dan Niaga PT PLN (Persero), Adi Priyanto, menegaskan bahwa transisi energi bukan hanya soal menjawab isu perubahan iklim, tetapi juga strategi memperkuat kemandirian energi nasional.

“Pengembangan green mining menjadi solusi strategis untuk menekan emisi gas rumah kaca sekaligus menjaga keberlanjutan industri batu bara,” kata Adi.

Ia menambahkan, PLN siap mendukung kebutuhan listrik sektor tambang melalui layanan yang disesuaikan dengan karakteristik operasional industri.

Sementara itu, Executive Vice President Penjualan dan Pelayanan Pelanggan Enterprise PLN, Dini Sulistyawati, mengungkapkan bahwa konsumsi energi terbesar dalam operasional tambang berada pada tahap pengangkutan (hauling).

“Pemanfaatan energi listrik pada proses hauling menjadi langkah konkret untuk meningkatkan efisiensi sekaligus menurunkan emisi,” ujarnya.

Dukungan juga datang dari Ketua Umum Asosiasi Pertambangan Batubara Indonesia (APBI), Priyadi. Ia menilai kolaborasi ini sebagai peluang menciptakan sinergi yang saling menguntungkan antara produsen batu bara dan penyedia listrik.

“Ini kesempatan baik bagi kedua pihak untuk menciptakan simbiosis mutualisme yang menguntungkan,” kata Priyadi.

Hal senada disampaikan PT Borneo Indobara (BIB) sebagai pengguna layanan PLN. Division Head Project Expansion BIB, Adi Supriyatna, menyebut elektrifikasi menjadi langkah strategis menghadapi tekanan perubahan iklim dan fluktuasi harga bahan bakar.

Menurutnya, perusahaan tengah mengembangkan infrastruktur kelistrikan bersama PLN untuk mengoperasikan ratusan alat berat listrik, termasuk penyediaan stasiun pengisian daya bagi sekitar 700 unit truk listrik.

“Ini langkah strategis menuju pertambangan hijau sekaligus menjawab tantangan kenaikan harga bahan bakar,” tandasnya.***

Berita terkini lainnya bisa diikuti melalui kanal Google


1 2 3

Related Post

Post a Comment

Comments 0