Bagaimana selanjutnya Mega dan
KPK membuat sejarahnya masing-masing untuk anak-cucunya dan masa depan bangsa Indonesia kelak. Atau publik tetap termangu sambil membatin, quo vadis Mega dan
KPK?.
Jikalau Soekarnoisme itu hidup dalam tubuh PDIP, maka sejatinya tidak ada anggota dan kader yang gemar dan berleha-leha dalam korupsi.
Penulis: Mantan Presidium GMNI dan Aktivis 98
Comments 0