Panglima TNI Jenderal TNI Agus Subiyanto menerima penghargaan Pena Mas dari Forum Pimpinan Redaksi Multimedia Indonesia (FPRMI) di Hari bela Negara 2025
KOSADATA — Forum Pimpinan Redaksi Multimedia Indonesia (FPRMI) menganugerahkan Pena Mas kepada Panglima TNI Jenderal TNI Agus Subiyanto dalam rangka peringatan Hari Bela Negara 2025. Penghargaan tersebut diserahkan pada acara Apresiasi Bela Negara FPRMI yang berlangsung di El Hotel Bandung, Senin malam (22/12/2025).
Penghargaan Pena Mas merupakan bentuk apresiasi tertinggi insan pers terhadap kepemimpinan Panglima TNI yang dinilai konsisten menghadirkan peran nyata TNI di tengah masyarakat. Di bawah kepemimpinan Jenderal Agus Subiyanto, TNI dinilai aktif dan sigap dalam penanganan serta pemulihan pascabencana di berbagai wilayah, antara lain Aceh, Sumatera Utara, Sumatera Barat, dan sejumlah daerah terdampak lainnya.
Penghargaan tersebut diterima oleh Kepala Pusat Penerangan (Kapuspen) TNI, Mayor Jenderal TNI Freddy Ardianzah, yang mewakili Panglima TNI.
Dalam sambutan tertulis yang dibacakan perwakilan TNI, Jenderal TNI Agus Subiyanto menyampaikan terima kasih dan apresiasi kepada insan pers yang selama ini berperan penting dalam mengawal nilai-nilai bela negara melalui pemberitaan yang edukatif dan konstruktif. Ia menegaskan, kolaborasi TNI dan media merupakan elemen strategis dalam menjaga persatuan bangsa serta memperkuat ketahanan nasional, khususnya saat menghadapi bencana dan situasi darurat.
FPRMI menilai TNI tidak hanya menjalankan fungsi pertahanan negara, tetapi juga menjalankan misi kemanusiaan secara konsisten dan terukur. Keterlibatan TNI dalam evakuasi korban, pendistribusian bantuan, pelayanan kesehatan, hingga rehabilitasi dan rekonstruksi wilayah terdampak bencana dinilai sebagai wujud bela negara yang konkret dan dirasakan langsung oleh masyarakat.
Ketua FPRMI menegaskan, Pena Mas diberikan sebagai simbol kepercayaan media terhadap profesionalisme, integritas, serta dedikasi kepemimpinan Panglima TNI dalam memperkuat peran TNI sebagai tentara rakyat, tentara pejuang, dan tentara
Comments 0