Menteri Ekonomi Kreatif (Ekraf) Teuku Riefky Harsya. Foto: ist.
KOSADATA — Menteri Ekonomi Kreatif (Ekraf) Teuku Riefky Harsya menegaskan bahwa usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) memiliki peran strategis dalam memperkuat fondasi ekonomi nasional melalui pengembangan sektor ekonomi kreatif.
“UMKM tidak hanya menjadi ajang perayaan kreativitas dan kewirausahaan, tetapi juga langkah konkret dalam memperkuat fondasi ekonomi nasional melalui penguatan UMKM dan ekonomi kreatif,” kata Teuku Riefky dalam keterangannya yang diterima pada Minggu, 14 Desember 2025 di Jakarta.
Ia menjelaskan, sektor ekonomi kreatif saat ini telah tumbuh menjadi mesin baru pertumbuhan ekonomi nasional yang berkembang pesat di berbagai daerah. Menurutnya, ekonomi kreatif lahir dari perpaduan kreativitas, inovasi, dan teknologi yang berakar kuat pada nilai-nilai budaya.
Teuku Riefky menilai, penguatan ekonomi kreatif sejalan dengan Asta Cita Presiden Prabowo Subianto, khususnya poin ketiga yang menekankan penciptaan lapangan kerja berkualitas melalui kewirausahaan dan industri kreatif.
“Ekonomi kreatif menjadi salah satu kunci dalam mendorong penciptaan lapangan kerja yang berkelanjutan dan bernilai tambah tinggi,” ujarnya.
Sebagai upaya konkret, pemerintah menghadirkan Program UMKM Mitra Adhyaksa yang memberikan akses penjelasan regulasi, penyederhanaan perizinan, pendampingan hukum preventif, serta penyuluhan bagi pelaku usaha guna menciptakan iklim usaha yang aman dan berkelanjutan.
Program tersebut diharapkan dapat meningkatkan kepercayaan diri pelaku UMKM dan ekonomi kreatif dalam menjalankan serta mengembangkan usahanya.
Teuku Riefky juga mengapresiasi Kejaksaan Republik Indonesia dan Pemerintah Provinsi Lampung yang dinilai aktif memperkuat ekosistem industri kreatif dan UMKM.
Ia menegaskan bahwa peran Kejaksaan dalam program ini tidak hanya sebatas penegakan hukum, tetapi juga sebagai mitra strategis dalam menghadirkan kepastian dan perlindungan usaha.
“Dengan adanya pendampingan hukum, UMKM
Comments 0