Undangan haji Raja Salman
Lantas, dia menegaskan bahwa tamu haji Raja Salman tidak masuk ke dalam kuota reguler haji dari Pemerintah Indonesia. Melainkan kuota khusus yang diberikan oleh Kerajaan Arab Saudi.
"Jadi kami ini tidak sama sekali mengambil kuota reguler untuk Indonesia yang ditetapkan oleh kerajaan Saudi. Kami di luar dari kuota itu. Kami adalah kuota khusus yang diberikan oleh kerajaan kepada tokoh-tokoh dari Indonesia dan juga dari berbagai negara,"katanya.
"Ini program internasional sesungguhnya kerajaan dikelola oleh Kementerian urusan Islam yang terpisah dari kuota-kuota haji,"kata dia.
Nantinya 50 tamu haji Raja Salman asal Indonesia juga diberikan beberapa program kegiatan. Salah satunya adalah kegiatan berziarah ke Museum Al Wahyu, di Jabal Nur, kota Makkah, hingga Museum Nabi Muhammad di Madinah.
"Semuanya difasilitasi oleh kerajaan dan langsung pelaksanaan ini semua full coverage sama sekali tidak ada yang tidak di cover oleh kerajaan,"ucap Dirjen Bimas Islam Kemenag Ini. (***)
Comments 0