Proses penyembelihan hewan kurban di Kecamatan Elar, Kabupaten Manggarai Timur, Nusa Tenggara Timur. Foto: dok. YBM PLN
Ketua Umum YBM PLN, Sulistyo Biantoro, menyebutkan bahwa pembagian hewan kurban bukan sekadar bagi-bagi daging. Di balik itu, ada misi menyapa mereka yang selama ini jarang merasakan kehangatan Iduladha.
“Tak semua saudara kita bisa menikmati daging kurban. Mungkin hanya setahun sekali, itu pun kalau ada. Karena itu, kami hadir menyapa mereka, berbagi bahagia,” ujar Sulistyo.
Di banyak daerah, momen pembagian daging kurban dari PLN ini tak sekadar mengenyangkan perut. Ia menjadi simbol solidaritas, pengikat tali kemanusiaan yang kerap terlupa di tengah hiruk-pikuk kota besar.
Di Wajo, di Sirimau, dan ratusan titik lain, aroma Iduladha tahun ini terasa lebih syahdu. Semua karena seekor sapi, seekor kambing, dan tangan-tangan yang tak lelah berbagi.***
Comments 0