Foto: dok. UPI
KOSADATA - Fakultas Pendidikan Teknik dan Industri Universitas Pendidikan Indonesia (FPTI UPI) meluncurkan program HEGAR Green Campus sebagai langkah percepatan menuju kampus hijau dan peningkatan peringkat UI GreenMetric.
Program HEGAR Green Campus menjadi bagian dari percepatan transformasi menuju kampus hijau dan berkelanjutan. Peluncuran program ini dihadiri oleh Rektor UPI Prof. Didi Sukyadi, jajaran wakil rektor, para dekan, serta pimpinan universitas.
Rektor UPI, Prof. Didi Sukyadi menegaskan bahwa gerakan menuju kampus hijau menjadi komponen penting dalam meningkatkan peringkat sustainability ranking dan UI GreenMetric. Menurut dia, HEGAR adalah pemicu untuk membangun budaya riset, efisiensi energi, dan inovasi teknologi hijau.
“Kampus hijau tidak hanya soal taman dan pot bunga, tapi juga budaya riset dan efisiensi energi,” ujar Prof. Didi seperti dilansir dari laman resmi UPI, Senin, 3 November 2025.
Didi juga menyinggung rencana pengembangan kampus baru di Karangnunggal, Tasikmalaya, dan Jatinangor, yang diharapkan memperluas ruang hijau sekaligus memenuhi kriteria luasan lahan dalam pemeringkatan green metric.
Peluncuran HEGAR Green Campus di FPTI melengkapi gerakan kolektif universitas menuju Green Campus UPI, sejalan dengan agenda SDGs, terutama energi bersih, kota berkelanjutan, konsumsi bertanggung jawab, hingga mitigasi perubahan iklim.
Dekan FPTI Dr. Eng. Agus Setiawan menjelaskan bahwa HEGAR—yang dalam bahasa Sunda bermakna gembira dan sedap dipandang—menjadi simbol semangat untuk menciptakan lingkungan kampus yang sehat dan hijau.
“Ini semangat kolektif untuk menciptakan kampus yang hijau dan berdaya saing global,” katanya.
Sejumlah inovasi hasil riset dosen dan mahasiswa turut ditampilkan, mulai dari riset budidaya anggur unggul, alat pengolah limbah organik, hingga mobil listrik karya mahasiswa dan dosen
Comments 0