Aceng Permana, Dewan Pembina Rumah Aktivis Institute.
Mari kita bicara jujur soal apa yang terjadi di lapangan belakangan ini. Ambil contoh isu besar yang sedang ramai: pengelolaan Dapur Makan Bergizi Gratis (MBG). Maksud program ini sangat bagus untuk gizi anak-anak kita. Tapi apa yang terjadi di tingkat pelaksanaan? Kita melihat polanya tetap sama. "Contoh dari pengelolaan Dapur MBG, tetap saja dikelola oleh yayasan yang punya modal, dan UMKM yang diakomodir untuk menjual barangnya ke sana itu pun hanya yang ada di lingkungan mereka saja, sedangkan para petani dan pedagang kecil tidak bisa diakomodir," kritik saya terhadap ketimpangan ini. Petani kita hanya menjadi penonton dari program yang nilainya miliaran rupiah tersebut.
Begitu juga dengan urusan pangan lainnya. Sebelum ada wacana penguatan kembali peran Negara, kita sudah melihat bagaimana koperasi-koperasi tertentu atau kelompok usaha tertentu memanipulasi harga dan suplai. Mereka memainkan stok di
Comments 0