Segera Tobat, Jangan Sampai Karena Dua Faktor Ini Jadi Alasan untuk Hentikan Maksiat

Widihastuti Ayu
Oct 05, 2023

Pengasuh Pondok pesantren Daarut Tauhid, KH Abdullah Gymnastiar. Foto: Daaruttauhid

imbuhnya. 

 

Menurutnya, lemahnya iman seseorang dapat melemahkan juga kecintaannya kepada Allah SWT. Bahkan, hal itu akan membuat dirinya semakin cinta kepada dunia.

 

Diakuinya, iman yang lemah dapat mendominasi hatinya dan tidak ada celah untuk cinta kepada Allah SWT kecuali sedikit bisikan jiwa, maka ia akan terdorong melakukan maksiat.

 

Allah SWT berfirman dalam Al-Qur’an yang artinya:

 

يٰٓاَيُّهَا الَّذِيْنَ اٰمَنُوا اتَّقُوا اللّٰهَ حَقَّ تُقٰىتِهٖ وَلَا تَمُوْتُنَّ اِلَّا وَاَنْتُمْ مُّسْلِمُوْنَ

 

“Wahai orang-orang yang beriman! Bertakwalah kepada Allah sebenar-benar takwa kepada-Nya dan janganlah kamu mati kecuali dalam keadaan Muslim.” (QS. Ali Imran: 102).

 

"Oleh karenanya, kita harus berupaya sekuat tenaga untuk meninggalkan maksiat. Kalau kita melakukan maksiat secepat mungkin bertaubat atau memohon ampun kepada Alloh, kita tidak pernah tahu kapan ajal kita akan dijemput. Jangan sampai kita meninggal dalam keadaan bermaksiat kepada Alloh, karena akhirnya hanya ada penyesalan. Wallahu a’lam bishowab,"tandasnya. ***


1 2

Related Post

Post a Comment

Comments 0