Sekretaris Daerah Provinsi (Sekdaprov) DKI Jakarta, Uus Kuswanto. Foto: ist.
Kata dia, perseroan bergerak cepat ketika muncul rencana aksi mogok berjualan daging sapi yang berpotensi mengganggu distribusi di tingkat pasar.
"Alhamdulillah, saat ada rencana mogok berjualan daging sapi, kami bisa berkoordinasi dengan pihak-pihak terkait. Kami duduk bersama untuk mencari solusi terbaik agar situasi tidak berlarut-larut," ujar Raditya.
Menurutnya, koordinasi dilakukan di bawah arahan Pemprov DKI Jakarta untuk memastikan pasokan tetap berjalan dan tidak menimbulkan gejolak harga di masyarakat.
Dharma Jaya bersama para pemangku kepentingan berupaya mengorganisir distribusi dan berbagi peran untuk menjaga stabilitas.
"Kami berbagi peran, melihat apa yang bisa kami lakukan untuk Jakarta. Tujuannya satu, supaya distribusi tetap aman dan harga tetap terkendali," katanya.
Raditya menegaskan, sebagai badan usaha milik daerah, Dharma Jaya tidak hanya berorientasi pada keuntungan, tetapi juga memiliki tanggung jawab menjaga ketahanan pangan, termasuk saat terjadi potensi gangguan di lapangan.
Dia juga menyebut, sinergi antara BUMD, importir, distributor, dan pemerintah daerah menjadi kunci dalam meredam gejolak. Dengan komunikasi yang intensif, potensi aksi mogok dapat diminimalisir sehingga tidak berdampak luas pada masyarakat.
"Jadi yang terpenting adalah komunikasi dan kolaborasi. Kalau ada gejolak, kita kendalikan bersama-sama agar tidak merugikan masyarakat," tuturnya.
Di sisi lain, Perumda Pasar Jaya melakukan pembenahan besar-besaran terhadap fasilitas pasar tradisional menjelang Ramadan dan Idulfitri 2026.
Hingga awal Februari, sebanyak 21 pasar telah selesai direvitalisasi guna meningkatkan kenyamanan pengunjung dan pedagang.
Direktur Utama Perumda Pasar Jaya, Agus Himawan, mengatakan pembenahan dilakukan secara bertahap sebagai bagian dari upaya peningkatan kualitas layanan pasar rakyat di Jakarta.
"Alhamdulillah, revitalisasi sudah kami selesaikan di 21 lokasi pasar. Kami terus berbenah agar masyarakat merasa lebih nyaman saat berbelanja, khususnya
Comments 0