Menakar Kebebasan Dalam Perspektif Islam

Ida Farida
Aug 23, 2023

Ilustrasi kebebasan. Foto: pixabay/jplenio

mengklaim penghinaan terhadap Nabi Muhammad merupakan bentuk kebebasan bereskspresi, maka klaim tersebut mencederai kebebasan dalam hal ini keyakinan orang lain. Apalagi Faith atau keyakinan merupakan aspek kebebasan paling fundamental setiap manusia yang tidak bisa diusik oleh siapapun.

 

Kebebasan berekspresi ala Prancis yang disebut sebagai laicite bukan aturan yang terjadi dalam semalam. Traumatik Sejarah kelam bangsa eropa terhadap segregasi dengan doktrin gereja kristen katolik menjadi sebab utama. Semboyan revolusi Prancis 1789- Kebebasan, kesetaraan dan persaudaraan (Liberte, egalite, fraternite) seolah menjadi piagam agung, bahkan tahun 1905 Prancis menghapus agama dari konstitusi mereka. H. Gruber menyatakan prinsip liberalisme atau kebebasan yang paling mendasar ialah pernyataan bahwa tunduk pada otoritas apapun namanya bertentangan dengan hak asasi, kebebasan dan harga diri manusia. Faham ini seperti relativisme ala protagoras yang mengajarkan ‘manusia adalah ukuran dari segalanya (homo mensura omnium est). Ketika agama ikut mengatur kehidupan manusia maka disebutlah ‘manusia yang tidak bebas’.

 

Menggusur peran agama dan otoritas wahyu dari wilayah politik, ekonomi maupun sosial menjadi peran wajib atas nama liberalisme. Tidak ada istilah Amar Ma’ruf Nahi munkar. Maka tidak salah jika liberalisme dipadankan dengan sekularisme. Sehingga sekularisme seakan menjadi hal yang wajib jika sebuah bangsa ingin maju seperti yang pernah terjadi saat Mustafa Kemal mensekulerkan Turki. Simbol dan identitas Agama dilarang untuk tampil di ruang publik sehingga masyarakat dipaksa untuk menyeseuaikan keyakinan mereka terhadap nilai-nilai sekularisme bukan sebaliknya.

 

Dr syamsudi Arif dalam ‘Diabolisme Intelektual’ merinci tiga makna kebebasan dalam Islam. Pertama kebebasan identik dengan fitrah, sebagaimana sabda Nabi; Kullu mauludin yuladu ala fitrah, artinya setiap manusia yang


1 2 3

Related Post

Post a Comment

Comments 0