Presiden Prabowo Subianto. Foto: ist.
KOSADATA - Presiden Prabowo Subianto mengutip surat Ar-Ra'd untuk menegaskan komitmennya dalam memperbaiki berbagai masalah dalam kehidupan berbangsa dan bernegara.
Melalui surat tersebut, Prabowo mengingatkan para ulama dan umara untuk bersatu menyelesaikan segala persoalan bangsa.
"Allah SWT tidak akan mengubah nasib suatu kaum, kecuali kaum tersebut mengubah keadaan diri mereka sendiri," kata Prabowo sat menghadiri pengukuhan Pengurus MUI Periode 2025-2030 pada Sabtu, 7 Februari 2026 di Masjid Istiqlal, Jakarta.
Mengimani ayat tersebut, Prabowo menyatakan bahwa dirinya tidak akan ragu untuk menyelesaikan setiap masalah yang menggerogoti persatuan Indonesia, termasuk memberantas para koruptor.
Walaupun selalu dihadapkan dengan perlawanan, Prabowo menegaskan bahwa ia akan menegakkan hukum, konstitusi Undang-Undang Dasar Negara Republik Indonesia Tahun 1945 (UUD 45), dan peraturan perundangan-undangan.
"Saya tidak akan ragu-ragu, saya tidak akan mundur setapak pun, dan hari ini terima kasih, terima kasih Majelis ulama Indonesia telah memberi kepada saya suntikan keberanian, saya menjadi lebih berani, lebih yakin bahwa ulama-umara bersatu. Kita akan menegakkan keadilan di bumi Indonesia ini,"
Prabowo menekankan bahwa kunci untuk mencapai persatuan adalah dengan menciptakan lingkungan yang harmonis, aman, serta tanpa rasa mencurigai satu sama lain.
Untuk itu, ia berharap persatuan antar umat beragama dapat selalu terajut, demi menjaga keutuhan dan keselamatan bangsa.
“Kita hormati semua, hormati semua umat, hormati semua kaum. Itulah contoh-contoh yang diberikan oleh ulama-ulama Indonesia,” tandasnya.***
Comments 0