JPO JIS-Ancol dengan panjangnya 466 meter akan menjadi penghubung utama antara stadion besar dengan destinasi wisata paling populer di Jakarta. Foto: Istw
KOSADATA - Sebuah jembatan pejalan kaki (JPO) yang menghubungkan Jakarta International Stadium (JIS) dengan Taman Impian Jaya Ancol kini siap menjadi ikon baru di Jakarta Utara. Pembangunan JPO ini telah dimulai dengan peletakan batu pertama oleh Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, pada 25 Januari 2026.
JPO ini dibangun bukan cuma untuk memudahkan orang berjalan, tapi juga untuk menciptakan kota yang lebih terhubung, aman, dan nyaman. PT Jakarta Propertindo (Jakpro), perusahaan milik Pemerintah DKI yang memimpin proyek ini, menjelaskan bahwa JPO JIS–Ancol adalah bagian dari langkah besar dalam menjadikan Jakarta sebagai kota global.
Desain JPO ini sangat istimewa. Ia mengambil inspirasi dari arsitektur JIS, tapi juga membawa nilai-nilai budaya Betawi. Fasadnya digambar dengan motif ikat kepala Betawi yang melambangkan persatuan, ornamen gigi balang (ciri khas kerajinan Betawi) yang simbol keberanian dan kejujuran, serta corak loreng macan yang melambangkan kekuatan.
Semua elemen ini dirancang agar JPO tidak hanya fungsional, tapi juga indah dan bermakna — menjaga identitas lokal meski berbentuk modern.
Pada malam hari, JPO ini akan menyala dengan pencahayaan canggih yang terintegrasi dengan lampu stadion. Hasilnya, lanskap di sekitar Ancol bisa menjadi pemandangan ikonik yang menarik dilihat.
“JPO ini bukan cuma jalan pejalan kaki biasa, tapi bagian dari pengalaman kawasan,” kata Iwan Takwin, Direktur Utama Jakpro. “Dari JIS sampai pesisir Ancol, jalannya terasa nyambung dan menyenangkan.”
JPO ini panjangnya 466 meter dan akan menjadi penghubung utama antara stadion besar dengan destinasi wisata paling populer di Jakarta. Ia sangat penting untuk mengatur arus penonton saat ada konser internasional atau pertandingan besar di JIS, sehingga mereka bisa sampai dengan
Comments 0