Penandatanganan kesepakatan pembelian Renewable Energy Certificate (REC) dilakukan oleh Manager PLN UP3 Bangka, Muhammad Taufik (kanan), dan Direktur Operasional PT Mitra Stania Prima, An Sudarno (dua dari kiri). Foto: dok. PLN
KOSADATA — Upaya transisi energi berbasis listrik bersih mulai menunjukkan hasil nyata di sektor industri. PT Mitra Stania Prima (MSP), perusahaan pengolahan timah di Bangka Belitung, mengklaim efisiensi produksinya meningkat setelah beralih dari pembangkit listrik mandiri ke pasokan PLN.
Direktur Operasional PT MSP, An Sudarno, menuturkan langkah tersebut mengurangi biaya produksi sekaligus menjaga kualitas produk.
“Setelah beralih ke listrik dari PLN, performa proses produksi meningkat signifikan. Saat ini, PT MSP telah menggunakan listrik PLN dengan daya terpasang sebesar 5,7 megawatt (MW) dan berencana menambah kapasitas daya guna meningkatkan efisiensi serta produktivitas,” ujar An Sudarno, Jumat, 26 September 2025.
Selain efisiensi, MSP juga memanfaatkan Renewable Energy Certificate (REC) dari PLN. REC, yang setara dengan 1 megawatt hour (MWh) atau 1.000 kilowatt hour (kWh) listrik ramah lingkungan, memberi pengakuan internasional atas penggunaan energi baru terbarukan.
“Penggunaan REC menjadi indikator penting yang membantu PT MSP meraih PROPER Hijau dua kali untuk unit Smelter (2023 & 2024), serta satu kali untuk Tambang Mapur (2024). Kami meyakini langkah ini adalah jalan menuju PROPER Emas dan menjadi perusahaan timah ramah lingkungan pertama di Asia Tenggara,” tambahnya.
Direktur Utama PLN, Darmawan Prasodjo, menyebut layanan listrik bersih bukan hanya memperkuat efisiensi produksi, tapi juga daya saing industri.
“PLN tidak hanya menyediakan listrik yang andal, tetapi juga menghadirkan produk hijau seperti REC untuk membantu pelanggan industri meningkatkan daya saing sekaligus berkontribusi pada agenda transisi energi nasional,” kata Darmawan.
Ia menegaskan, transformasi energi membuka peluang lebih luas bagi ekonomi daerah.
“Transformasi energi ini juga membuka peluang besar bagi penciptaan lapangan
Comments 0