KOSADATA - Pemerintah Kabupaten Bekasi, Jawa Barat mengajak warga dari kota-kota di kawasan ASEAN untuk berwisata industri di daerah Kabupaten Bekasi dan sekitarnya, dengan melihat perkembangan aktivitas produksi berbagai perusahaan sekaligus menjalin sinergi.
"Kami membuka lebar kunjungan Wisata Industri bagi siapa pun, termasuk negara-negara, kota-kota di kawasan ASEAN. Kami juga menawarkan kerja sama lini bisnis karena kami masih memiliki lahan industri yang masih luas," ujar Penjabat Bupati Bekasi, Dani Ramdan, melalui keterangan tertulisnya, Selasa (18/7/2023).
Menurut Dani, melalui program Wisata Industri yang diluncurkan pada 29 Mei 2023, negara-negara anggota ASEAN dapat melihat sejauh mana etos kerja perusahaan industri dalam menghasilkan produk berkualitas tinggi.
Puluhan perusahaan sejauh ini juga sudah menyatakan mendukung program tersebut dengan menjadi tujuan Wisata Industri. Perusahaan yang dimaksud banyak yang bergerak di sejumlah sektor mulai dari industri manufaktur, makanan dan minuman, alat berat, hingga fesyen.
Wisata Industri diyakini mampu menjadi program unggulan Pemerintah Kabupaten Bekasi, Provinsi Jawa Barat, bahkan Pemerintah Pusat dalam beberapa tahun mendatang.
Program tersebut merupakan wujud sinergi pemerintah daerah bersama manajemen perusahaan, pengelola kawasan industri, pelaku usaha ekonomi kreatif, asosiasi penyelenggara perjalanan wisata, hingga Perhimpunan Hotel dan Restoran Indonesia (PHRI).
Dani mengatakan, sebagai daerah pemilik kawasan industri, Kabupaten Bekasi berharap negara-negara anggota ASEAN bisa menjadi mitra strategis baik sebagai pasar tujuan ekspor produk industri manufaktur maupun menjadikan kawasan-kawasan industri di wilayahnya sebagai tujuan investasi.
Masa keketuaan Indonesia di ASEAN saat ini menjadi peluang untuk lebih meningkatkan kemitraan pembangunan serta potensi kerja sama ekonomi dengan kota-kota di negara-negara ASEAN.
Menurut Dani, peningkatan kemitraan ini sejalan dengan upaya pemerintah
Comments 0