Dua Ribu Patriot Dikirim ke Kawasan Transmigrasi, AHY: Bukan Lagi Sekadar Pindah Penduduk

Kakang Nan
Aug 26, 2025

Foto: dok. Kementrans

KOSADATA – Pemerintah melepas 2.000 peserta Tim Ekspedisi Patriot (TEP) untuk ditempatkan di 154 kawasan transmigrasi di seluruh Indonesia. Upacara pelepasan dipimpin Menteri Koordinator Bidang Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan, Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) mewakili Presiden Prabowo Subianto.

AHY menyebut misi utama para peserta adalah riset dan pemetaan potensi ekonomi di daerah. Temuan dari riset tersebut akan menjadi masukan bagi pemerintah dalam merancang strategi pembangunan wilayah.

“Ini bukan hanya untuk Kementerian Transmigrasi, tapi juga Kemenko dan pemerintah secara keseluruhan agar fokus pada pertumbuhan ekonomi baru. Kawasan transmigrasi harus jadi titik kuatnya,” ujar AHY dalam keterangan tertulisnya, Selasa, 26 Agustus 2025.

Peserta TEP berasal dari kalangan akademisi, mulai dari guru besar, dosen, mahasiswa pascasarjana hingga mahasiswa aktif dari tujuh perguruan tinggi ternama. Mereka akan bertugas selama empat bulan.

Menurut AHY, peran perguruan tinggi penting dalam memastikan pembangunan di kawasan transmigrasi tepat sasaran. 

“Ada kawasan yang sudah berhasil, ada yang belum optimal. Dengan riset dan sinergi, termasuk dunia usaha, kita harapkan bisa hadir investasi yang berkelanjutan,” katanya.

Menteri Transmigrasi, M. Iftitah Sulaiman Suryanagara menegaskan bahwa TEP adalah langkah awal dari program transmigrasi patriot yang akan digulirkan tahun depan. Ia menekankan bahwa transmigrasi kini telah bertransformasi.

“Transmigrasi bukan lagi sekadar memindahkan penduduk. Hari ini transmigrasi berarti pembangunan kawasan ekonomi, bahkan pembangunan peradaban,” ujar Iftitah.

Ia menambahkan, program ini diharapkan menjadi sejarah baru dalam perjalanan transmigrasi Indonesia. 

“Jika dulu identik dengan memindahkan orang miskin, sekarang transmigrasi adalah distribusi anak muda unggul, sarjana, peneliti, dan calon pemimpin masa depan bangsa,” kata Iftitah.***

Update terus berita terbaru KOSADATA di Selanjutnya


1 2

Related Post

Post a Comment

Comments 0