Menteri Koordinator Bidang Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan, Agus Harimurti Yudhoyono (kanan). Foto: ist.
KOSADATA - Pemerintah melalui Kementerian Transmigrasi terus mendorong peningkatan kesejahteraan ekonomi masyarakat kawasan transmigrasi melalui Program Transmigrasi Patriot yang berfokus pada penguatan sumber daya manusia unggul serta pengembangan wirausaha lokal.
Menteri Koordinator Bidang Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan, Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) mengatakan, Program Transmigrasi Patriot akan diarahkn sebagai bagian dari strategi transformasi kawasan transmigrasi agar mampu menjadi pusat pertumbuhan ekonomi baru yang inklusif dan berkelanjutan.
“Program ini akan terus dikembangkan dengan dukungan skema beasiswa yang membuka ruang bagi putra-putri terbaik bangsa untuk menjadi pionir pembangunan di kawasan transmigrasi,” kata AHY dalam siaran resmi yang diterima pada Sabtu, 7 Februari 2026 di Jakarta.
Menurtnya, transmigrasi kini tidak lagi semata berorientasi pada relokasi penduduk, melainkan diarahkan pada pembangunan kualitas manusia dan penguatan ekosistem ekonomi kawasan.
Selaras dengan pernyataan AHY, Menteri Transmigrasi, M. Iftitah Sulaiman Suryanagara menjelaskan bahwa Program Transmigrasi Patriot difokuskan pada pengembangan kapasitas generasi muda agar mampu menjadi pelaku usaha sekaligus agen perubahan di wilayah transmigrasi.
“Fokus utama penerima Beasiswa Patriot adalah wirausaha dan tenaga pengajar yang akan menjadi pionir dalam mencerdaskan serta memberdayakan masyarakat lokal,” ungkap Iftitah.
Ia menerangkan bahwa pada tahun 2026, pemerintah menyediakan Program Beasiswa Patriot bagi mahasiswa S2 di tujuh perguruan tinggi di Tanah Air. Program ini tidak hanya memberikan dukungan pendidikan, tetapi juga menyiapkan ekosistem ekonomi kawasan melalui kolaborasi dengan kampus mitra, pemerintah daerah, serta kementerian dan lembaga terkait.
“Para peserta Transmigrasi Patriot diarahkan untuk terlibat langsung dalam pengembangan sektor-sektor produktif yang memiliki potensi ekonomi tinggi, guna menciptakan lapangan kerja baru dan meningkatkan daya beli masyarakat,” jelasnya.
Pembangunan
Comments 0