Direktur Operasi dan Pemeliharaan PT MRT Jakarta (Perseroda) Mega Tarigan dan Ketua Tim Auditor Kombes Pol. I Gede Putu Dedy Ujiana. Foto: Humas PT MRT Jakarta
KOSADATA - Direktorat Pengamanan Objek Vital (Ditpamobvit) Baharkam Polri memberikan predikat emas (baik sekali) atas sistem keamanan PT MRT Jakarta. predikat emas ini merupakan hasil verifikasi Pengawasan dan Pengendalian Sistem Manajemen Pengamanan (SMP) 2024 dengan nilai 90,42 persen.
Direktur Operasi dan Pemeliharaan PT MRT Jakarta (Perseroda) Mega Tarigan mengatakan, MRT Jakarta sebagai objek vital nasional dalam bidang transportasi perkeretaapian berkomitmen untuk melaksanakan dan menerapkan sistem manajemen pengamanan melalui lima elemen.
"Yakni komitmen dan kebijakan, pola pengamanan, konfigurasi pengamanan, standar kemampuan pelaksana pengamanan, dan monitoring evaluasi,” ujar Mega dalam keterangannya, dikutip Selasa (27/8/2024).
Dalam hal ini, Ditpamobvit Polri melakukan verifikasi sistem keamanan selama tiga hari, yaitu Selasa—Kamis (13—15-8-2024) di seluruh infrastruktur fase 1 MRT Jakarta meliputi area depo, gardu induk, dan stasiun. Acara pembukaan audit dihadiri langsung oleh Direktur Operasi dan Pemeliharaan PT MRT Jakarta (Perseroda) Mega Tarigan dan Ketua Tim Auditor Kombes Pol. I Gede Putu Dedy Ujiana.
“Predikat ini telah kami peroleh sejak 2023 lalu. Tahun ini, nilainya naik sekitar 0,3 persen dari 90,11 menjadi 90,42 persen," katanya.
MRT Jakarta telah memiliki sistem pengamanan yang menyeluruh, meliputi sistem dan personel, serta perangkat keamanan seperti security command center, cctv, sensor, hingga x-ray yang mencakup wilayah stasiun, depo, ratangga, hingga gardu induk. MRT Jakarta juga secara rutin menyelenggarakan simulasi pengamanan bersama dengan TNI dan Polri dengan berbagai skenario ancaman keamanan.
“Atas nama MRT Jakarta, kami mengucapkan apresiasi dan terima kasih atas bantuan dan dukungan dari Direktorat Pengamanan Objek Vital yang selama ini terus
Comments 0