Demi Nikahkan Warga, Penghulu Ini Rela Berenang Seberangi Sungai di Pasaman

Ida Farida
Aug 06, 2025

Ahad Nasution dibantu warga menyebrangi Sungai Batang Kundur. Foto: dok. Kemenag

haru, disaksikan keluarga besar dan tokoh masyarakat setempat.

Akad selesai menjelang tengah hari, tetapi hujan tak juga mereda. Arus sungai yang kian deras membuat warga melarang Ahad kembali pulang demi keselamatannya. Ia pun bermalam di rumah warga, menerima keramahan yang tulus dari desa kecil di hulu Pasaman itu.

“Ini pengalaman yang tak terlupakan. Menjadi penghulu bukan sekadar soal ijab kabul, tetapi tentang hadir untuk umat, meski harus berenang di tengah arus yang mengganas,” kata Ahad lirih.

Kisah Ahad Nasution tak hanya menggetarkan hati warga Batang Kundur. Kepala Subdirektorat Bina Kepenghuluan Direktorat Jenderal Bimbingan Masyarakat Islam Kementerian Agama, Afief Mundzir, pun angkat bicara. Baginya, apa yang dilakukan Ahad adalah potret teladan seorang abdi negara.

penghulu itu wajah negara di momen paling sakral dalam hidup masyarakat. Ketulusan dan dedikasi seperti Pak Ahad ini membuktikan bahwa pelayanan keagamaan bukan sekadar administrasi, tetapi panggilan jiwa,” ujar Afief.

Di tengah derasnya arus sungai, Ahad Nasution menunjukkan, bahwa sumpah jabatan bukan sekadar kata-kata. Ia hidupkan dengan berenang, menuju akad yang tak bisa tertunda.***

 

Update terus berita KOSADATA di Google News.


1 2

Related Post

Post a Comment

Comments 0