Demi Lindungi Anak Indonesia, Menteri Meutya Minta Perbaiki Sistem Roblox

Ida Farida
Aug 15, 2025

Menteri Komunikasi dan Digital, Meutya Hafid. Foto: dok. Kemkomdigi

KOSADATAMenteri Komunikasi dan Digital, Meutya Hafid meminta pengembang gim daring Roblox melakukan pembenahan sistem demi mematuhi aturan perlindungan anak di Indonesia.

Permintaan itu disampaikan usai Meutya bertemu perwakilan Roblox Asia Pacific di Kantor Kementerian Komunikasi dan Digital (Komdigi), Jakarta Pusat.

“Kami menekankan pentingnya menghormati dan menjalankan aturan perlindungan anak yang berlaku di sini,” ujar Meutya dalam keterangannya, Jum'at, 15 Agustus 2025.

Dalam beberapa waktu terakhir, kekhawatiran orang tua dan pendidik meningkat terhadap paparan konten dan interaksi yang dinilai tidak layak di Roblox

Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah bahkan sempat mengimbau siswa untuk tidak memainkan gim tersebut.

Kemkomdigi meminta Roblox memperketat komunikasi antar pengguna anak, menyaring konten buatan pengguna (user-generated content) yang vulgar, serta memperjelas fitur kontrol orang tua. 

“Pembenahan ini memastikan anak-anak Indonesia terlindungi dari konten dan interaksi yang berpotensi membahayakan di ruang digital,” kata Meutya.

Sejak terdaftar sebagai Penyelenggara Sistem Elektronik (PSE) pada 2022, Roblox diharapkan turut membangun ekosistem internet yang aman, bermanfaat, dan produktif. 

“Kami berharap Roblox menjadi contoh bagaimana sebuah platform mengutamakan keselamatan pengguna muda,” tandasnya.

Meutya memastikan pihaknya memberi waktu bagi Roblox untuk melakukan perbaikan sebelum evaluasi rutin dilakukan. Evaluasi tersebut akan menentukan apakah gim tersebut telah memenuhi regulasi yang berlaku di Indonesia.***

 

Update terus berita KOSADATA di Google News.

Related Post

Post a Comment

Comments 0