Butuh Penguatan Logistik di Wilayah Terdampak Bencana Sumatra

Indriani Siti Rahmani
Dec 29, 2025

Foto: ist

KOSADATA - Bencana banjir bandang dan longsor yang melanda Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat menimbulkan dampak serius terhadap keselamatan warga dan ketahanan logistik nasional. Data Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) per 14 Desember 2025 mencatat 1.140 orang meninggal dunia, 163 orang hilang, serta lebih dari 399.172 warga terpaksa mengungsi akibat bencana tersebut.

Selain korban jiwa, banjir bandang memicu kerusakan besar pada infrastruktur vital. Kementerian Pekerjaan Umum (PU) mencatat sedikitnya 1.666 titik infrastruktur rusak di tiga provinsi terdampak. Kerusakan itu mencakup 271 jembatan putus yang menyebabkan jalur transportasi darat terhenti dan mengganggu distribusi logistik pangan maupun energi.

Kepala Pusat Studi Transportasi dan Logistik (Pustral) Universitas Gadjah Mada (UGM), Prof. Siti Malkhamah mengatakan lumpuhnya infrastruktur berdampak langsung pada distribusi kebutuhan pokok.

“Distribusi terhambat, pasokan terhenti, hingga memicu kepanikan sosial di tengah masyarakat,” ujar Siti dilansir dari laman resmi UGM, Senin, 29 Desember 2025.

Dalam webinar Membangun Ketahanan Logistik Pangan dan Energi Sumatra yang Tangguh Bencana, Siti menilai bencana di Sumatra tidak bisa dipandang sebagai persoalan regional semata. Menurut dia, Sumatra merupakan tulang punggung ekonomi nasional, baik dari sektor pangan maupun energi. 

Sumatera Utara, misalnya, menyumbang produksi padi hingga 2,15 juta ton gabah kering giling dan 1,37 juta ton jagung. Dari sisi energi, Sumatra menjadi lumbung energi nasional dengan bauran energi listrik di Sumut yang didominasi energi baru terbarukan sebesar 40,06 persen, disusul gas 23,23 persen dan batu bara 32,89 persen.

“Jika Sumatra terdampak, Indonesia ikut terdampak,” kata Siti. 

Ia menekankan perlunya terobosan dalam desain jaringan transportasi, manajemen cadangan logistik, serta koordinasi respons darurat lintas sektor


1 2 3

Related Post

Post a Comment

Comments 0