26 Peneliti Papua Diterjunkan, Ubah Wajah Transmigrasi dari Dalam

Restu Hanif
Aug 15, 2025

Menteri Transmigrasi, M. Iftitah Sulaiman Suryanagara. Foto: dok. Kementerian Transmigrasi

KOSADATA — Sebanyak 26 peneliti terbaik Orang Asli Papua (OAP) akan diterjunkan ke Papua, Papua Barat, Papua Barat Daya, Papua Selatan, dan Nusa Tenggara Timur untuk melakukan riset mendalam di kawasan transmigrasi.

Mereka memulai tugas pada 1 September 2025, usai mengikuti pembekalan intensif di Jakarta pada 24–25 Agustus 2025.

Menteri Transmigrasi, M. Iftitah Sulaiman Suryanagara mengibaratkan pembangunan Papua seperti filosofi telur.

“Kalau dipecahkan dari luar, ia mati. Tapi jika pecah dari dalam, lahir kehidupan. Transmigrasi ada untuk membantu proses itu dari dalam — memperkuat potensi OAP, sumber daya lokal, dan harmoni masyarakat,” ujar Iftitah dalam keterangannya, Jum'at, 15 Agustus 2025.

Sebelum terjun ke lapangan, para peneliti akan mendapatkan materi dari tokoh nasional, termasuk menteri dan mantan menteri yang dinilai memberi dampak signifikan pada pembangunan ekonomi.

Bekal ini diharapkan memperkaya wawasan dan strategi mereka dalam menjalankan misi penelitian.

Direktur Jenderal Pembangunan Ekonomi dan Pemberdayaan Masyarakat Transmigrasi, Velix Wanggai, menegaskan keterlibatan OAP dalam riset adalah kunci menguatkan rasa kepemilikan terhadap program pembangunan.

“Peneliti dari OAP bukan sekadar pengamat, tapi bagian dari solusi untuk memastikan sinergi masyarakat lokal dan transmigran,” kata Velix yang juga OAP.

Program ini menjadi bagian dari Ekspedisi Patriot 2025, inisiatif strategis yang menggabungkan riset, pengabdian, dan pembangunan berkelanjutan di kawasan transmigrasi.

Tim akan memetakan potensi unggulan daerah, mengidentifikasi tantangan pembangunan, dan menyusun strategi pemberdayaan berbasis potensi lokal.

Hasil penelitian diharapkan menjadi dasar penyusunan kebijakan pemerintah yang lebih tepat sasaran. Dengan keterlibatan peneliti OAP, transmigrasi diharapkan berkembang menjadi model pembangunan terpadu yang memberi manfaat nyata bagi masyarakat lokal maupun pendatang.***

Update terus berita KOSADATA di Selanjutnya


1 2

Related Post

Post a Comment

Comments 0