Foto: dok. UGM
Secara teknis, eKarsa mampu mengangkut hingga delapan penumpang dengan waktu pengisian daya sekitar tiga jam. Kendaraan ini juga dirancang tanpa sudut tajam untuk meningkatkan keamanan, serta menggunakan komponen standar agar mudah dalam perawatan.
“Semua aspek didesain ergonomis, ramah pengguna, dan mudah dirawat. Kami ingin memastikan kendaraan ini siap digunakan, bukan sekadar prototipe,” ujarnya.
Peluncuran eKarsa menjadi bagian dari upaya hilirisasi teknologi di lingkungan kampus. Namun, Hanung mengakui produksi massal masih memerlukan dukungan dari sektor industri.
UGM berharap inovasi ini tidak berhenti pada tahap riset, melainkan dapat dikembangkan lebih lanjut oleh industri sehingga mampu membuka pasar baru dan menyerap tenaga kerja.
Selo menambahkan, baik GATe maupun eKarsa berpotensi dipasarkan secara luas selama spesifikasinya sesuai dengan kebutuhan pengguna di berbagai sektor, mulai dari layanan kesehatan hingga industri dan pariwisata.***
Berita terkini lainnya bisa diikuti melalui kanal Google News KOSADATA.
Comments 0