TPA Galuga Sempat Longsor, Pemkab Bogor Gelontorkan Rp 25 Miliar untuk Tata Ulang

Ida Farida
Jun 11, 2025

Sekretaris Daerah Kabupaten Bogor, Ajat Rochmat Jatnika. Foto: dok. Pemkab Jabar

KOSADATA — Pemerintah Kabupaten Bogor mengalokasikan anggaran Rp 25 miliar untuk menangani permasalahan Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Galuga. 

 

Dana tersebut akan digunakan untuk pembelian alat berat dan penataan sistem pembuangan sampah dengan metode sanitary landfill serta terasering.

 

Langkah itu diambil usai peristiwa longsor sampah yang menutup akses warga sekitar TPA Galuga, belum lama ini. Longsoran terjadi akibat tingginya intensitas hujan yang membuat tumpukan sampah tidak stabil.

 

"Insya Allah, dalam satu bulan ke depan akan terlihat perubahan signifikan dalam pengelolaan TPA Galuga. Harapannya, dampak lingkungan bisa diminimalisir dan masyarakat tidak lagi terdampak," ujar Sekretaris Daerah Kabupaten Bogor, Ajat Rochmat Jatnika menukil laman resmi Pemprov Jabar, Rabu, 11 Juni 2025.

 

Ajat mengungkapkan, tumpukan sampah di TPA Galuga memang menjadi perhatian serius pemerintah daerah. Bahkan, Kementerian Lingkungan Hidup sempat melayangkan teguran akibat buruknya pengelolaan sampah di lokasi tersebut.

 

Sebagai respons, Pemerintah Kabupaten Bogor bersama Pemerintah Kota Bogor melakukan realokasi anggaran dan menyusun strategi penanganan sampah lebih masif tahun ini. Salah satunya, melalui pembenahan sistem pembuangan dan pengurangan dampak lingkungan berbasis sanitary landfill.

 

Ajat menjelaskan, TPA Galuga merupakan fasilitas pembuangan bersama antara Kabupaten dan Kota Bogor. Namun, keterbatasan lahan dan teknologi pengolahan menjadi tantangan tersendiri. 

 

Saat ini, Pemerintah Kota Bogor telah menyediakan lahan tambahan seluas 6,5 hektare untuk mendukung penanganan sampah Kabupaten Bogor.

 

Tak berhenti di situ, Pemkab Bogor juga tengah menyiapkan solusi jangka panjang melalui pengembangan teknologi waste to energy. Selain itu, perjanjian kerja sama pengelolaan TPA Galuga yang akan berakhir tahun ini akan dievaluasi dan diperkuat.

 

"Fokus utama kami adalah


1 2

Related Post

Post a Comment

Comments 0