Foto: ist
KOSADATA - Tentara Nasional Indonesia (TNI) kembali membuka rekrutmen Perwira Prajurit Karier (Pa PK) Reguler Tahun Anggaran 2025. Seleksi ini dibuka bagi para lulusan D4, S1, hingga S2 dari berbagai disiplin ilmu, mulai dari kesehatan, teknik, hukum, hingga ilmu sosial. Proses pendaftaran telah dibuka secara daring sejak 19 September hingga 25 Oktober 2025 melalui situs resmi rekrutmen-tni.mil.id.
Kepala Staf Angkatan Darat (KSAD) Jenderal TNI, Maruli Simanjuntak menegaskan bahwa seluruh proses seleksi prajurit dipastikan berjalan secara gratis dan transparan. Maruli menjamin tidak ada celah bagi praktik “orang dalam” atau pembayaran uang pelicin.
"Ini yang penting nih, kadang-kadang orang selalu berpikir bahwa kalau mau masuk harus ada yang dikenal, harus dibagaimanakan dan lain sebagainya. Padahal, sekarang kita sudah banyak perubahanlah. Itu juga bisa meyakinkan mereka bahwa siapa pun bisa daftar tanpa harus keluar biaya," ujar Maruli saat meninjau stan rekrutmen di acara TNI Fair 2025, Monas, Jakarta, kemarin.
Maruli menambahkan, TNI AD terus berupaya mengevaluasi mekanisme seleksi demi mewujudkan rekrutmen yang bersih. Tim khusus disiapkan untuk mengawasi jalannya proses seleksi, dan masyarakat diimbau untuk tidak ragu melaporkan jika menemukan kejanggalan. "Saya kira kalau ada orang yang bisa melaporkan ke kami, kami justru lebih senang sekarang," katanya.
Ke depannya, lanjut Maruli, TNI AD akan menyediakan kanal aduan resmi berupa nomor telepon dan WhatsApp untuk mempermudah masyarakat melaporkan adanya penyimpangan dalam proses rekrutmen. Ia kembali mengingatkan para calon peserta agar tidak mudah percaya pada pihak-pihak yang menjanjikan kelulusan dengan imbalan biaya. "Selama proses penerimaan tidak dipungut biaya. Jangan percaya calo, kelulusan calon adalah murni
Comments 0