Kunjungan Presiden Jokowi ke Pasar Oebobo, NTT, Rabu (6/12). Foto: Dok. Setpres
“Sedangkan masyarakat yang menyatakan tidak puas itu alasannya sama. Ini persoalannya karena bantuan tidak merata, baru kemudian yang menilai Kinerja buruk, lalu persoalan-persoalan ekonomi,” ungkap Djayadi.
Alasan lain kenapa responden mengaku tidak puas adalah soal lapangan kerja, utang negara semakin tinggi, kemiskinan tidak berkurang, penegakan hukum semakin buruk, gagal memberantas korupsi, dan politik dinasti.
“Tingkat kepuasan pada Kinerja Presiden cenderung merata di berbagai segmen masyaakat. Sedangkan dari sisi pendidikan memang ada kecenderungan yang pendidikannya lebih tinggi cenderung kurang puas dengan Kinerja Presiden,” terang Djayadi. ***
Comments 0