Foto: ist
Menurut dia, masuknya Demokrat sebagai salah satu pendukung kebijakan Pilkada melalui DPRD menunjukkan bahwa negosiasi politik erat kaitannya dengan agenda koalisi permanen. Konfigurasi tersebut dinilai berpotensi membatasi ruang gerak Muhaimin Iskandar dan AHY menjelang Pilpres 2029.
“Koalisi Merah Putih ke depan akan terus diuji. Loyalitas politik Cak Imin dan AHY akan ditempa. Bagi Cak Imin, peluang menjadi calon wakil presiden Prabowo pada 2029 adalah taruhan politik besar. Sementara bagi AHY, opsi paling rasional adalah memastikan namanya tetap masuk dalam bursa calon presiden atau wakil presiden,” ungkap Arifki.***
Berita terkini lainnya bisa diikuti melalui kanal Google News KOSADATA.
Comments 0