Tim UGM juara ajang Student Debate Competition. Foto: dok. UGM
Riset tersebut mengusung inovasi sistem deteksi gas berbahaya berbasis ESP32 dan XGBoost, yang dikembangkan bersama timnya.
“Sistem ini bisa mendeteksi kebocoran gas secara real-time dan hemat energi. Harapannya bisa langsung terintegrasi dengan sistem keamanan industri migas,” jelas Petrus Kurniawan.
Prestasi ini dinilai bukan hanya kemenangan personal, melainkan juga cerminan komitmen mahasiswa UGM dalam menjawab tantangan energi dan lingkungan. Kiprah mereka mempertegas posisi UGM sebagai kawah candradimuka pemikir-pemikir strategis masa depan.***
Comments 0