Diet Sehat Ternyata Terjangkau, Tapi Kebnyakan Pilih Gorengan dan Makanan Manis

Widihastuti Ayu
Apr 20, 2026

Foto: dok. UGM

KOSADATA – Pola makan masyarakat Indonesia dinilai semakin menjauh dari prinsip gizi seimbang, meskipun secara ekonomi sebagian besar sebenarnya mampu mengakses makanan sehat. Fenomena ini dipicu bukan semata faktor harga, melainkan kebiasaan, preferensi, hingga gaya hidup praktis.

Kepala Instalasi Gizi Rumah Sakit Akademik Universitas Gadjah Mada, Pratiwi Dinia Sari, mengatakan pemilihan makanan dipengaruhi kombinasi faktor internal dan eksternal yang saling berkelindan. Faktor internal mencakup kondisi fisiologis, selera, dan kebiasaan, sedangkan faktor eksternal meliputi ketersediaan pangan, budaya, hingga interaksi sosial.

“Jadi memang ketika seseorang memilih untuk memakan atau tidak memakan suatu jenis makanan itu tidak semata soal kemampuan untuk membeli makanan tersebut,” ujar Dini seperti dilansir laman resmi UGM, Senin, 20 April 2026.

Temuan ini sejalan dengan studi berjudul Healthy diets are affordable but often displaced by other foods in Indonesia yang dipublikasikan dalam jurnal Food Policy. Penelitian tersebut menunjukkan bahwa masyarakat Indonesia secara umum mampu membeli makanan sehat, namun dalam praktiknya justru lebih banyak mengonsumsi makanan tinggi gula, garam, dan lemak.

Dini menjelaskan, dalam konteks masyarakat modern, preferensi dan gaya hidup justru lebih dominan dibandingkan faktor ekonomi. Kebiasaan makan sejak kecil, kata dia, menjadi penentu utama pola konsumsi hingga dewasa.

“Apabila individu sejak kecil terbiasa dengan pola makan tertentu, maka preferensi itu akan terus terbentuk dan terbawa hingga dewasa,” jelasnya.

Gaya hidup serba praktis turut memperparah kondisi tersebut. Banyak masyarakat kini lebih memilih membeli makanan jadi dibandingkan memasak sendiri. Sementara itu, pilihan makanan di luar rumah umumnya didominasi oleh gorengan, makanan tinggi gula, dan rendah serat.

“Kebiasaan hidup yang praktis menjadikan opsi


1 2 3

Related Post

Post a Comment

Comments 0